Dramatis, 5 Polisi Timsus Hadang 8 Kawanan Begal Sedang Beraksi, 1 Tewas, 7 Melarikan diri

oleh -7669 Dilihat

BERITA EMPAT LAWANG — Aksi kawanan begal yang diduga kerap meresahkan pengguna jalan di wilayah Tanjung Tawang, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, berakhir dramatis.

Delapan orang yang diduga merupakan satu kawanan tengah beraksi menghadang sebuah mobil Mitsubishi Traga pembawa muatan buah pepaya, (16/09) ketika aksi mereka diketahui Tim Khusus (Timsus) Polres Empat Lawang yang sedang melintas.

Situasi pun berubah tegang. Kawanan tersebut diduga menghadang kendaraan dan mengacungkan senjata tajam ke arah pengemudi untuk meminta sejumlah uang.

Tak ingin korban menjadi sasaran kejahatan, petugas yang berada di lokasi langsung bergerak. Namun, situasi semakin memanas ketika salah seorang terduga pelaku justru melakukan perlawanan dan mengacungkan senjata tajam ke arah polisi.
Saat itu, lima personel Timsus berhadapan dengan delapan orang yang diduga kawanan begal.

Petugas kemudian memberikan peringatan. Empat kali tembakan peringatan dilepaskan ke udara agar para pelaku menghentikan aksinya dan menyerahkan diri.

Namun, peringatan tersebut disebut tidak membuat situasi terkendali. Salah seorang terduga pelaku masih melakukan perlawanan dengan senjata tajam.

Petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur untuk menghentikan ancaman tersebut.

Salah seorang terduga pelaku berinisial OS (22), warga Desa Tanjung Tawang, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, terkena tindakan kepolisian.
OS kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, tujuh orang lainnya yang diduga terlibat dalam aksi tersebut melarikan diri dan hingga kini masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Peristiwa ini bermula dari kondisi keamanan di kawasan Tanjung Tawang yang dinilai rawan aksi kejahatan jalanan. Polisi kemudian melakukan pengintaian dan patroli untuk mengantisipasi aksi serupa.
Dalam salah satu patroli tersebut, Timsus mendapati kawanan yang diduga begal tengah menghadang kendaraan masyarakat.

Modusnya diduga dilakukan secara berkelompok. Para pelaku menyetop kendaraan yang melintas, kemudian meminta sejumlah uang. Jika korban melakukan perlawanan, pelaku diduga tidak segan mengacungkan senjata tajam.

Aksi tersebut akhirnya terhenti ketika lima personel Timsus datang ke lokasi dan menghadapi kawanan yang berjumlah delapan orang.

Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan jajaran Polres Empat Lawang akan terus meningkatkan patroli dan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Khususnya di jalur yang rawan terjadi tindak kriminalitas, kita akan tingkatkan patroli,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Empat Lawang AKP A. Firman, S.H., M.H. mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian sekaligus memburu para pelaku yang melarikan diri.

“Proses penyelidikan dan pendalaman kita lakukan, guna memastikan dan mencari pelaku yang kabur,” ungkapnya.

Polres Empat Lawang juga mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika melintas pada malam hari. Masyarakat diminta segera menghubungi kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengalami gangguan keamanan.

Aksi delapan orang yang diduga melakukan kejahatan jalanan tersebut kini menjadi perhatian masyarakat.

Warga berharap keberadaan dan patroli polisi di jalur rawan terus ditingkatkan, sehingga pengguna jalan dapat merasa lebih aman saat melintas di wilayah Kabupaten Empat Lawang.

Tujuh terduga pelaku masih diburu. Polisi kini terus bergerak mengungkap identitas dan keberadaan mereka serta mendalami seluruh rangkaian aksi yang terjadi.

No More Posts Available.

No more pages to load.