Sinergi Polsek Muara Pinang, TNI, dan Warga Evakuasi Dua Korban Hanyut di Curup Bayau

oleh -178 Dilihat

BERITA EMPAT LAWANG – Dua orang pelajar SMA asal Kecamatan Lintang Kanan dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus di objek wisata Air Terjun Curup Bayau, Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Kamis (16/04/2026).
Korban diketahui berinisial ZN (17), warga Desa Rantau Alih, dan PH (17), warga Desa Sarang Bulan. Keduanya merupakan pelajar yang tengah berkunjung ke lokasi tersebut sebelum musibah terjadi pada pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Muara Pinang, AKP Dwi Sapriadi, S.H., menjelaskan bahwa laporan diterima oleh piket SPKT sekira pukul 19.00 WIB melalui telepon masyarakat. Merespons informasi tersebut, tim gabungan dari Polsek Muara Pinang dan Polsek Lintang Kanan langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Pencarian dilakukan bersama pihak keluarga dan masyarakat setempat dengan menyisir aliran sungai dari titik air terjun. Setelah penyisiran selama beberapa jam, sekira pukul 22.06 WIB, kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di lokasi yang berjarak sekitar 300 meter dari titik awal jatuhnya korban.

“Proses evakuasi memang mengalami kesulitan karena kendaraan tidak bisa menjangkau lokasi. Namun, berkat kerja sama tim dan masyarakat, jenazah berhasil dibawa ke titik penjemputan sekira pukul 22.30 WIB untuk kemudian dibawa menggunakan mobil ambulans Puskesmas Muara Pinang,” ujar AKP Dwi Sapriadi, S.H. Langkah-langkah kepolisian telah dilakukan secara menyeluruh, mulai dari koordinasi dengan tim medis, olah TKP, hingga pendataan saksi-saksi di lokasi kejadian. Saat ini, kedua jenazah telah disemayamkan di rumah duka masing-masing di Desa Rantau Alih dan Desa Sarang Bulan.

Pihak keluarga berencana akan memakamkan kedua almarhumah pada hari Jumat, 17 April 2026. Meski diliputi suasana duka yang mendalam, situasi keamanan di wilayah Muara Pinang dilaporkan tetap kondusif dan terkendali.

No More Posts Available.

No more pages to load.