, ,

Pemkab Empat Lawang Data Lokasi Dapur SPPG Wilayah 3T, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran

oleh -546 Dilihat

EMPAT LAWANG, BERITAEMPATLAWANG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang tancap gas menyiapkan program gizi untuk wilayah pelosok. Lewat Rapat Pendataan Calon Lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Terpencil, Terdepan, dan Tertinggal (3T), Pemkab mulai memetakan titik-titik prioritas, Selasa (27/1/2026), di Ruang Tamu Bupati Empat Lawang.

Rapat ini jadi tindak lanjut dari Zoom Meeting Monitoring dan Evaluasi Pengembangan SPPG di Daerah Terpencil yang sebelumnya digelar Badan Gizi Nasional (BGN) pada 20 Januari 2026.

Baca Juga:Pemkab Empat Lawang Gelar Malam Kenegaraan, Bupati Tegaskan Pentingnya Nasionalisme

Kegiatan dipimpin Asisten II Setda Kabupaten Empat Lawang, Rapani, dan dihadiri lintas sektor. Mulai dari Kepala Dinas Pendidikan, Kepala DPPKB, seluruh camat, Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga Koordinator Wilayah SPPG BGN Kabupaten Empat Lawang.

Mewakili Bupati Empat Lawang, Rapani menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program biasa, tapi hak dasar anak bangsa yang wajib dipenuhi negara, tanpa pandang lokasi.

“Pemerintah harus memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang terlewat dalam mendapatkan haknya atas Makan Bergizi Gratis. Negara harus hadir, bahkan sampai ke wilayah-wilayah terpencil,” tegas Rapani.

Baca Juga: Pemkab dan DWP Gelar Pasar Ramadhan, Dorong Ekonomi dan Silaturahmi

Ia juga menekankan pentingnya data yang valid dan terintegrasi agar pembangunan dapur SPPG benar-benar tepat sasaran, terutama di wilayah 3T yang selama ini minim akses layanan.

Senada, Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Empat Lawang, Aldiwan Haira Putra, menyebut rapat ini fokus memperkuat basis data lintas sektor sebagai pondasi utama penentuan lokasi dapur SPPG.

“Pendataan ini bukan formalitas. Kita ingin memastikan dapur SPPG benar-benar dibangun di wilayah yang paling membutuhkan, dengan data yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Aldiwan.

Dalam rapat tersebut, Dinas Pendidikan memaparkan data sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta jumlah siswa di wilayah terpencil. Sementara DPPKB menyampaikan data ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Baca Juga: Pemkab Beri Tali Asih Kepada Veteran Kabupaten Empat Lawang

Para camat turut menyajikan data desa dan talang lengkap dengan titik koordinat permukiman terpencil di wilayah masing-masing. Tak ketinggalan, Korwil SPPG BGN menyampaikan data wilayah yang belum terlayani program MBG atau masih mengalami keterbatasan layanan.

Aldiwan menegaskan, hasil rapat ini bakal jadi dasar rekomendasi penetapan calon lokasi dapur SPPG Wilayah 3T di Kabupaten Empat Lawang, sekaligus bahan koordinasi lanjutan dengan Badan Gizi Nasional.

“MBG bukan sekadar program, tetapi intervensi negara untuk memastikan keadilan gizi dan masa depan generasi, tanpa terkecuali,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.