DISDIKBUD Empat Lawang Tampilkan Kesenian “Ngantat Punjong” di Rentak Batang Hari 2025

oleh -10346 Dilihat

Palembang — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang turut berpartisipasi dalam gelaran Rentak Batang Hari 2025 yang berlangsung di Taman Budaya Sriwijaya, Palembang, pada 18–19 Juni 2025.

‎Agenda tahunan yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan ini menjadi wadah pelestarian kearifan lokal serta penguatan identitas budaya daerah.

Pada kesempatan tersebut, Disdikbud Empat Lawang menampilkan kesenian khas daerah Lintang bertema Ngantat Punjong, dibawakan oleh Sanggar Lintang Art, salah satu tim kesenian resmi Kabupaten Empat Lawang.

‎Empat Lawang mendapat giliran tampil pada hari pertama, Rabu (18/06/25) pukul 17.00 WIB, dan berhasil memukau penonton melalui sajian adat yang sarat pesan perdamaian dan kekeluargaan.

‎Ngantat Punjong merupakan tradisi penyelesaian konflik secara adat yang hidup di wilayah Lintang, Kabupaten Empat Lawang. Proses ini diawali dengan pertemuan dua pihak yang berselisih di rumah ketua adat atau tokoh yang dituakan untuk mencapai kesepakatan damai secara adil dan bermartabat.
‎Puncak prosesi ditandai dengan makan sepiring berdua, sebagai simbol penghapusan dendam serta kembalinya hubungan kekeluargaan yang erat, layaknya bersaudara sedarah.

‎Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang, Jhon Heri, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Muhammad Zuhdi, menyampaikan apresiasinya atas penampilan tim kesenian Empat Lawang di panggung provinsi.

‎“Melalui penampilan Ngantat Punjong oleh Sanggar Lintang Art, kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa Empat Lawang memiliki kearifan lokal yang luar biasa dalam menyelesaikan konflik secara damai dan bermartabat,” ujar Zuhdi.

‎Ia menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Rentak Batang Hari 2025 merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan nilai-nilai budaya leluhur.

‎“Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat identitas budaya dan memupuk rasa bangga terhadap warisan leluhur. Disdikbud Empat Lawang akan terus mendukung pengembangan serta pelestarian seni budaya lokal,” tambahnya.

‎Dengan mengangkat tema “Menjunjung Kearifan Lokal dan Menguatkan Identitas”, Rentak Batang Hari 2025 menghadirkan berbagai pagelaran seni dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan, sekaligus menjadi ruang ekspresi budaya serta sarana mempererat persatuan antar daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.